Patroli Brimob Batalyon D Pelopor Intensifkan KRYD di Kabupaten Bekasi, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Insidecikarang.com ||Kabupaten Bekasi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Brimob Batalyon D Pelopor melaksanakan Patroli Rayonisasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kabupaten pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 30 Juni–1 Juli 2026.
Patroli dipimpin oleh Aipda Fredrik Kalle dengan melibatkan 12 personel. Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor), aksi tawuran, balap liar, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan lainnya, termasuk judi online dan penipuan online melalui penyampaian imbauan kepada masyarakat.
Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pemberangkatan di Mako Batalyon D Pelopor yang dipimpin oleh IPTU Sriyadi, selaku Perwira Pengawas (Pawas). Setelah apel, tim bergerak menyisir sejumlah titik strategis dan lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Bekasi.
Rute patroli meliputi kawasan Deltamas Boulevard, area AEON Mall Cikarang Pusat, Orange County Boulevard, Apartemen Meikarta, Jalan Ki Hajar Dewantara, Sukatani, Sukadanau, Jarakosta, kawasan industri MM2100 Cikarang Barat, hingga Perumahan Villa Mutiara Cikarang dan Jalan Mohammad Husni Thamrin, Cikarang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob juga memberikan imbauan kepada sekelompok remaja yang sedang berkumpul agar tidak terlibat tawuran, balap liar, maupun tindak kriminal lainnya. Selain itu, petugas menegur pengendara sepeda motor yang membawa penumpang melebihi kapasitas sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
Tidak hanya patroli mobile, personel juga melaksanakan koordinasi dengan jajaran Polsek Cikarang Utara guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan wilayah. Dialog kamtibmas turut dilakukan bersama petugas keamanan (satpam) Perumahan Villa Mutiara Cikarang untuk mengajak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman.
Selama patroli berlangsung, situasi di seluruh wilayah yang dipantau terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas yang menonjol.
Usai kegiatan, seluruh personel kembali ke Mako Batalyon D Pelopor untuk melaksanakan pengecekan personel, perlengkapan, dan persenjataan sebagai bagian dari prosedur pengakhiran tugas.
Patroli rayonisasi ini merupakan bentuk komitmen Brimob Batalyon D Pelopor dalam menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat melalui kehadiran personel di lapangan, sekaligus memperkuat sinergi dengan jajaran kepolisian kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Bekasi.
(Heru)
