Breaking News
Sempat Dikabarkan Menghilang, Haikal Azmi Bocah 8 Tahun Warga Kampung Walahir Ditemukan Meninggal Dunia Mengambang di Danau Serapan Grand Cikarang City (GCC)Polemik Pilkades Desa Karangbahagia Kecamatan Karangbahagia Memasuki Babak Krusial, LSM Ganas Terima Undangan Resmi dari Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten BekasiSemangat Kebersamaan dan Menjunjung Tinggi Sportivitas Adalah Semboyan PSAD Yang Harus di Taati Setiap AnggotanyaPemdes Cikarang Kota Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Sejumlah Penceramah dan Seniman BekasiTerpilih Sebagai PAW Kepala Desa Tanjungsari, Hadi Rohadi Siap Benahi Desa dan Perjuangkan Aspirasi WargaPoros Pendidikan Indonesia Buka Workshop Nasional PAUD Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidik Anak Usia DiniSempat Dikabarkan Menghilang, Haikal Azmi Bocah 8 Tahun Warga Kampung Walahir Ditemukan Meninggal Dunia Mengambang di Danau Serapan Grand Cikarang City (GCC)Polemik Pilkades Desa Karangbahagia Kecamatan Karangbahagia Memasuki Babak Krusial, LSM Ganas Terima Undangan Resmi dari Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten BekasiSemangat Kebersamaan dan Menjunjung Tinggi Sportivitas Adalah Semboyan PSAD Yang Harus di Taati Setiap AnggotanyaPemdes Cikarang Kota Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Sejumlah Penceramah dan Seniman BekasiTerpilih Sebagai PAW Kepala Desa Tanjungsari, Hadi Rohadi Siap Benahi Desa dan Perjuangkan Aspirasi WargaPoros Pendidikan Indonesia Buka Workshop Nasional PAUD Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidik Anak Usia Dini
Beranda » BERITA UTAMA
BERITA UTAMA

Poros Pendidikan Indonesia Buka Workshop Nasional PAUD Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidik Anak Usia Dini

Spread the love

 

 

Insidecikarang.com || JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan penguatan kapasitas pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Poros Pendidikan Indonesia (DPP PPI) menggelar kegiatan Workshop Nasional PAUD, Sabtu, 24 Oktober 2026.

 

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Poros Pendidikan Indonesia (DPP PPI) DR M. Basri BK, S.Sos., M.M., M.H dan dihadiri 2 narasumber yakni Ketua 1 Ikatan Doktor PAUD Indonesia, Dr. Yasmine Yessy Gusman, S.H., MBA dan Dosen sekaligus pakar PAUD, Riska P, S.Pd., M.Pd.

 

Lalu, tampak hadir ratusan guru pendidik PAUD, dosen, dan termasuk mahasiswa. Mereka berasal dari berbagai provinsi, mulai dari Papua, Kalimatan, Sulawesi, Sumatera, Jawa dan sebaran wilayah lainnya secara nasional.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Poros Pendidikan Indonesia (DPP PPI) DR M. Basri BK, S.Sos., M.M., M.H menegaskan pentingnya peran pendidik PAUD sebagai pondasi utama pembentukan karakter, kecerdasan, dan tumbuh kembang anak.

 

“Masa usia dini adalah fase emas perkembangan otak anak sehingga kualitas pembelajaran pada tahap ini akan menentukan kualitas generasi bangsa di masa mendatang,” ucapnya.

 

Pendidik PAUD, lanjutnya, merupakan garda terdepan yang bekerja dengan hati, kesabaran, dan komitmen tinggi.

 

“Kualitas pembelajaran yang Bapak Ibu (pendidik PAUD_red) berikan sangat menentukan masa depan anak-anak kita. Karena itu peningkatan kompetensi pendidik bukan pilihan, tetapi keharusan,” ujarnya.

 

Dr Basri berharap setelah mengikuti workshop ini, seluruh pendidik dapat menjadi penggerak perubahan di lembaganya masing-masing.

 

“Terus belajar, terus berbagi, dan terus memperbaiki mutu layanan. Karena keberhasilan PAUD adalah keberhasilan kita bersama,” pesannya.

 

Ketua 1 Ikatan Doktor PAUD Indonesia, Dr. Yasmine Yessy Gusman, S.H., MBA dalam literasinya menyampaikan bahwa tuntutan dunia pendidikan saat ini terus berkembang, mulai dari perubahan kurikulum, kebutuhan pembelajaran yang lebih interaktif, hingga tuntutan layanan yang ramah anak dan inklusif.

 

“Tuntutan dunia pendidikan terus berkembang, maka pendidik PAUD harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya sehingga dapat memberi layanan pendidikan sesuai standar nasional serta sesuai karakteristik perkembangan anak-anak,” pesannya.

 

Hal senada disampaikan Dosen sekaligus pakar PAUD, Riska P, S.Pd., M.Pd. Dia menekankan pembelajaran mendalam bukan sekadar penyampaian pengetahuan, tetapi juga mendorong anak untuk berpikir kritis, kreatif, berani berekspresi, mampu bekerja sama, serta memiliki kecakapan sosial-emosional yang baik.

 

“Kita ingin anak-anak tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berkarakter, dan bahagia. Maka pendidik PAUD harus mampu merancang pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan menghargai keberagaman setiap anak,” tegasnya.

 

Workshop yang berlangsung selama kurang lebih 5 jam tampil apik dipandu moderator Dr. Dian Nataly P, S.T., M.Pd dan MC Dr. Khalilah, M.Pd. CWC. CPLA. CAPD.

 

“Semoga dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing,” pesan Ketua Umum DPP PPI menutup kegiatan Workshop Nasional PAUD. (Heru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga