Patroli Rayonisasi Patmob D 73 Batalyon D Pelopor Amankan Lokasi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Insidecikarang.com || Kota Bekasi – Tim Patroli Bermotor (Patmob) D 73 Kompi 2 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya melaksanakan Patroli Rayonisasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 26–27 Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, personel turut melakukan penanganan awal dan pengamanan lokasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dengan kereta api di wilayah Bekasi Timur.
Patroli dipimpin oleh Brigadir Arga Bimo dengan kekuatan delapan personel. Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pemberangkatan dan pengecekan kesiapan yang dipimpin oleh IPTU Sangga Hendratta selaku Perwira Pengawas (Pawas). Kegiatan difokuskan pada pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), seperti tawuran remaja, begal, balap liar, serta tindak kriminalitas 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).
Selama patroli, personel menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Kota Bekasi, di antaranya Jalan Harapan Indah Boulevard, Jalan Pejuang, Jalan Harapan Indah Raya, Jalan Pramuka, serta Jalan Insinyur Haji Juanda. Tim juga melaksanakan apel dan koordinasi bersama jajaran Polsek Medan Satria yang dipimpin oleh IPTU Darwin, Kanit Lantas, serta melakukan sambang ke pos lalu lintas dan Kantor SATPAS guna memperkuat sinergi pengamanan wilayah.
Sekitar pukul 03.45 WIB, Tim Patmob D 73 menerima laporan dari masyarakat mengenai kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil Mitsubishi Strada Triton dengan kereta api di Jalan Insinyur Haji Juanda, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Personel segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan bersama jajaran Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Rawalumbu.
Di lokasi, personel melakukan sterilisasi area dan pengamanan perimeter guna menjaga keselamatan masyarakat serta memperlancar proses penanganan kejadian. Tim Patmob juga membantu proses evakuasi korban dan melaksanakan pengawalan ambulans menuju RSUD Bekasi Kota. Berdasarkan informasi awal di lokasi, peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia, sementara penyebab kecelakaan masih dalam penanganan dan penyelidikan oleh unit yang berwenang.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel kembali ke Mako Komando 73.0 untuk melaksanakan pengecekan personel, perlengkapan, persenjataan, dan kendaraan sebagai bagian dari prosedur pengakhiran tugas.
Kehadiran Patmob D 73 Kompi 2 Batalyon D Pelopor dalam patroli rayonisasi tidak hanya berfokus pada pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga menunjukkan kesiapsiagaan personel dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian. Sinergi bersama kepolisian kewilayahan diharapkan terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas di Kota Bekasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
(Heru)
