Breaking News
Sempat Dikabarkan Menghilang, Haikal Azmi Bocah 8 Tahun Warga Kampung Walahir Ditemukan Meninggal Dunia Mengambang di Danau Serapan Grand Cikarang City (GCC)Polemik Pilkades Desa Karangbahagia Kecamatan Karangbahagia Memasuki Babak Krusial, LSM Ganas Terima Undangan Resmi dari Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten BekasiSemangat Kebersamaan dan Menjunjung Tinggi Sportivitas Adalah Semboyan PSAD Yang Harus di Taati Setiap AnggotanyaPemdes Cikarang Kota Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Sejumlah Penceramah dan Seniman BekasiTerpilih Sebagai PAW Kepala Desa Tanjungsari, Hadi Rohadi Siap Benahi Desa dan Perjuangkan Aspirasi WargaPoros Pendidikan Indonesia Buka Workshop Nasional PAUD Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidik Anak Usia DiniSempat Dikabarkan Menghilang, Haikal Azmi Bocah 8 Tahun Warga Kampung Walahir Ditemukan Meninggal Dunia Mengambang di Danau Serapan Grand Cikarang City (GCC)Polemik Pilkades Desa Karangbahagia Kecamatan Karangbahagia Memasuki Babak Krusial, LSM Ganas Terima Undangan Resmi dari Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten BekasiSemangat Kebersamaan dan Menjunjung Tinggi Sportivitas Adalah Semboyan PSAD Yang Harus di Taati Setiap AnggotanyaPemdes Cikarang Kota Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Sejumlah Penceramah dan Seniman BekasiTerpilih Sebagai PAW Kepala Desa Tanjungsari, Hadi Rohadi Siap Benahi Desa dan Perjuangkan Aspirasi WargaPoros Pendidikan Indonesia Buka Workshop Nasional PAUD Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidik Anak Usia Dini
Beranda » BERITA UTAMA
BERITA UTAMA

Sempat Dikabarkan Menghilang, Haikal Azmi Bocah 8 Tahun Warga Kampung Walahir Ditemukan Meninggal Dunia Mengambang di Danau Serapan Grand Cikarang City (GCC)

Spread the love

 

 

Insidecikarang.com || Kabupaten Bekasi – Duka menyelimuti Kampung Walahir RT 01/03, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara. Haikal Azmi (8), bocah yang dilaporkan hilang tak kembali ke rumah, ditemukan meninggal dunia mengambang di Danau Serapan Perumahan Grand Cikarang City (GCC), Senin (26/10/2026) dini hari.

 

Pasangan Ahmad Junaedi dan Dea, orang tua korban, tak kuasa menahan kesedihan saat tim penyelamat dan warga mengevakuasi jasad anak pertamanya tersebut.

 

Ketua RT 01/03, Husin, yang ikut dalam pencarian menceritakan detik-detik penemuan korban.

 

“Saya bersama tim SAR sedang melakukan pencarian menggunakan senter. Tiba-tiba ada riak air dan terlihat wajah almarhum,” ujar Husin, Senin dini hari.

 

Menurutnya, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa pulang ke rumah duka. Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan kumandang azan Subuh, sekitar pukul 04.00 WIB.

 

Kepala Desa Karangraharja, Suhendra AR, yang datang melayat ke rumah duka, mengaku telah berulang kali memperingatkan warga agar melarang anak-anak bermain di sekitar danau serapan tersebut.

 

“Itu danau serapan kedalamannya bisa mencapai 12 meter dengan luas kurang lebih 7.000 meter persegi. Jika ada anak-anak yang bermain di sana, pasti kami marahi,” tegas Suhendra.

 

Ia menambahkan, pihaknya bersama pengurus lingkungan dan petugas keamanan perumahan secara rutin melakukan patroli dan pelarangan.

 

“Ini kejadian pertama dan jangan sampai terulang lagi. Saya berpesan, mari bersama-sama kita menjaga dan memperhatikan anak-anak kita agar tidak bermain di area danau itu,” pungkasnya.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga