Patroli Brimob Batalyon D Pelopor Ciptakan Situasi Kondusif di Kabupaten Bekasi, Mediasi Aduan Warga Berhasil Diselesaikan

Insidecikarang.com || Kabupaten Bekasi, 12 Juni 2026 – Personel Patroli Brimob Batalyon D Pelopor kembali melaksanakan patroli rayonisasi guna mengantisipasi aksi tawuran remaja, balap liar, serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bekasi, Jumat (12/6/2026) dini hari.
Kegiatan patroli yang dipimpin oleh Aipda Slamet dengan kekuatan 11 personel tersebut diawali dengan apel pemberangkatan pada pukul 23.30 WIB. Selanjutnya, tim bergerak menyisir sejumlah titik strategis dan lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
Patroli dimulai dari kawasan Jalan Raya Deltamas dan area AEON Mall Deltamas, di mana personel melakukan koordinasi dengan petugas keamanan kawasan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan kemudian berlanjut ke kawasan Orange County, Apartemen Meikarta, serta area GOR Wibawa Mukti yang terpantau dalam keadaan aman.
Memasuki dini hari, personel melanjutkan patroli ke sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Thamrin Lippo Cikarang Selatan, Jalan Raya Cibarusah, Jalan Raya Pasirsari, Jalan Kalimalang Mangunharja, Jalan Gatot Subroto Cikarang Utara, Jalan Pantura, hingga Jalan Raya Lemah Abang. Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
Pada pukul 03.30 WIB, tim patroli melaksanakan pemantauan di kawasan Jalan Raya Pilar dan memberikan imbauan kepada sejumlah remaja yang masih berkumpul pada larut malam agar kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Dalam rangkaian patroli tersebut, personel Brimob juga berkoordinasi dengan jajaran Polsek Sukatani. Saat berada di lokasi, petugas menerima aduan masyarakat terkait dugaan penyanderaan terhadap seorang pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Suka Indah, Kecamatan Sukatani.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli Brimob bersama anggota Polsek Sukatani segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Setelah dilakukan pendalaman, diketahui bahwa permasalahan yang terjadi merupakan kesalahpahaman atau miskomunikasi antara pengelola MBG dan pemilik gudang yang menjadi mitra program terkait jadwal distribusi makanan.
Petugas kemudian melakukan mediasi di lokasi dan berhasil mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi secara musyawarah. Situasi dapat dikendalikan dengan baik dan penanganan lebih lanjut diserahkan kepada pihak Polsek Sukatani.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Brimob Batalyon D Pelopor dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui kehadiran personel di lapangan secara berkelanjutan.
(Heru)
