Polres Metro Bekasi Bersama Muspida Gelar Sosialisasi Dampak Buruk Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Terlarang dan Berbahaya

oppo_2

Spread the love

 

 

Insidecikarang.com || Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan sosialisasi dampak buruk peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang dan berbahaya, sebagai upaya preventif untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Bekasi.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN Cikarang Kota 01, desa Cikarang Kota Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi pada Jumat(06/02), dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kepemudaan, serta aparatur pemerintah setempat.

 

Kapolres Metro Bekasi Kombespol Sumarni dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba dan obat berbahaya saat ini sudah menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

 

“Peredaran obat-obatan terlarang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, keluarga, bahkan tatanan sosial. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran masyarakat agar berani menolak dan melaporkan peredaran narkoba,” tegasnya.

 

Ia menambahkan bahwa Bekasi merupakan wilayah strategis yang rawan menjadi jalur peredaran narkoba, sehingga diperlukan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.

 

Perwakilan Muspida Kabupaten Bekasi Kasatpol PP Surya turut mengapresiasi langkah Polres Metro Bekasi dalam mengedukasi masyarakat.

 

“Upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh polisi, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Edukasi sejak dini sangat penting agar generasi muda tidak terjerumus,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi mengenai jenis-jenis narkotika, obat-obatan berbahaya, dampak kesehatan, sanksi hukum, serta cara melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungan sekitar.

 

Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, edukasi, serta pembagian sembako untuk warga.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Bekasi semakin sadar akan bahaya narkoba serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang.

 

(Heru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *