Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Terjunkan Tim SAR dan Mobil Dapur Lapangan ke Lokasi Banjir Cikarang Utara Kali Ulu

Insidecikarang.com || Kabupaten Bekasi – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi menyebabkan pemukiman warga di sekitar Jalan Raya Gatot Subroto (Kali Ulu), Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, terendam banjir. Menanggapi situasi tersebut, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bergerak cepat menerjunkan personel untuk melaksanakan evakuasi dan bantuan kemanusiaan pada Kamis (22/1/2026).
Sebanyak 20 personel dikerahkan di bawah pimpinan langsung Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K., M.Si. Selain personel penyelamat (SAR), tim juga membawa unit Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak.
Sejak tiba di lokasi pada pukul 17.45 WIB, tim langsung menyisir titik-titik banjir terdalam. Fokus utama pencarian dan evakuasi diarahkan kepada kelompok rentan, yakni lansia, balita, serta warga yang sedang dalam kondisi sakit.
“Kami memfokuskan pencarian pada warga yang membutuhkan penanganan khusus. Tim SAR terus menyisir area pemukiman untuk memastikan keselamatan warga,” ujar Kompol Anisa di lokasi kejadian.
Hingga pukul 20.30 WIB, Tim SAR berhasil mengevakuasi sejumlah warga, termasuk lima keluarga yang memiliki balita, untuk dipindahkan ke tempat pengungsian atau rumah kerabat yang lebih aman. Meski sebagian besar warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing, petugas tetap bersiaga mengantisipasi kenaikan debit air.
Tak hanya fokus pada evakuasi, Batalyon D Pelopor juga mengaktifkan unit Randurlap di lokasi. Sebanyak kurang lebih 300 porsi makanan siap saji disiapkan dan dibagikan kepada korban banjir untuk meringankan beban warga di tengah situasi darurat.
Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 150 jiwa yang terdampak oleh luapan air di wilayah Kali Ulu tersebut. Hingga berita ini diturunkan, personel Brimob masih berada di lokasi untuk memantau situasi dan membantu proses evakuasi lanjutan bagi warga yang ingin mengungsi.
(Heru)
